anne ahira

Aku, Anne Ahira dan AsianBrain

Tidak terasa sudah 6 bulan sejak bergabungnya aku dengan Asian
Brain-IMC
, suatu komunitas pembelajaran dan pendidikan tentang ilmu
internet marketing. Dengan latar belakang 10 tahun bekerja sebagai staff
marketing di sebuah perusahaan cukup ternama membuat aku kurang lebih paham
tentang konsep marketing dalam skala makro dan mikro. Tapi, internet..adalah
suatu hal yang hampir-hampir sama sekali baru untuk aku. Menjelang akhir tahun
kemarin, aku hanya tahu bahwa internet bisa menghasilkan uang melalui suatu
program Google yang bernama Adsense. Bahkan, kira-kira 2 tahun yang lalu aku
sempat ditertawakan oleh rekan sekantor karena bertanya apa itu Email, apa itu
chatting, apa itu surfing, dan sebagainya. Yahoo messangerku (Email Yahooku)
yang aku pakai sampai sekarangpun adalah hasil buah tangan adikku, karena aku
ingin punya tapi tidak tahu bagaimana cara membuat Email tersebut.

Tuhan Maha Besar.. awal tahun ini aku diperkenalkan oleh adik angkatku
kepada sebuah nama yang katanya akan sangat membantu aku seandainya aku
tertarik untuk mempelajari dunia Internet Marketing lebih jauh. Anne
Ahira
, sebuah nama yang langsung menarik perhatianku..bukan karena dia
seorang ‘Maha Guru’ di dunia Internet Marketing awalnya, tapi lebih dikarenakan
namanya yang terasa tidak umum untuk seorang

Indonesia

.
Aku memang secara otomatis akan tertarik kepada nama-nama yang berkesan bukan
lokal, karena mungkin namaku sendiri juga demikian. Semenjak itu aku asyik
mencari tahu tentang Anne
Ahira
ini di setiap kesempatan aku berinternet ria. Di salah satu malam, di
salah satu dari 3 warnet tempat aku biasa mencari informasi-informasi di
internet aku menemukan Asian
Brain.com
, situs milik Anne
Ahira
yang belakangan baru aku ketahui didedikasikan untuk mencerdaskan
bangsa Indonesia tercinta ini akan ilmu internet marketing, dan yang lebih luar
biasanya untuk menghasilkan uang yang notabene tidak sedikit dari internet.

Di sinilah aku sekarang, Asian
Brain Internet Marketing Centre
, menimba ilmu, berbagi pengetahuan dan
pengalaman bersama bangsaku tercinta dalam hal Internet Marketing. Tidak
ketinggalan tentunya mendulang dollar. Di Asian
Brain-IMC
ini pula aku mengetahui bahwa ternyata tidak sedikit dari bangsaku
tercinta ini yang antipati dan menghujat guruku, Anne
Ahira
. Awalnya cukup membuat kaget, tapi segera kusadari bahwa itu adalah
ekspresi dari rasa demokrasi bangsaku yang selama lebih dari 30 tahun
terpasung. Rasa yang selama ini seakan ingin meledak dan butuh penyaluran. Aku
sangat menghargai dan menghormati guruku, sebesar aku menghargai para
‘musuh-musuh’nya, atau lebih tepatnya orang-orang yang memusuhi dia.

Leave a Reply